September Lullaby

Still can’t believe that September is coming!And still can’t believe that I can be obsessed with this one musician named Sufjan Stevens.
Jadi sebetulnya, hampir setiap hari gue selalu selalu denger playlist-nya dari awal Agustus. Tapi karena banyak yang harus diselesaikan kemarin, gue gak punya waktu untuk sharing ini lewat blog. Diawali dari menjejali diri dengan bacaan dan lagu-lagu vinyl selama satu bulan terakhir karena rajin banget bolak-balik Blok M untuk sebuah keperluan, gue menemukan satu album yang menarik perhatian gue karena album itu yang diputar waktu gue datang.
Lirik pembukanya, “Should have known better…
Not necessarily because of the lyrics, but the way he sings to it.
Lalu, gue mencoba untuk mengenali liriknya,
“I should have known better
To see what I could seeMy black shroudHolding down my feelingsA pillar for my enemiesI should have wrote a letter
And grieve what I happen to grieveMy black shroudI never trust my feelingsI waited for the remedy”
That was when I knew I would fall for his musics.
Sedikit cerita, gue suka banget sama indie folks for some specific reasons seperti, gue gak suka lagu berisik dengan beat kencang yang membuat efek jedag-jedug di earphones, gue butuh musik sebagai meditasi pagi, dan gue suka musik yang liriknya gak hanya sekedar lirik. I found those points on indie folks, makanya gue suka banget sama Bon Iver, Birdy, Hollow Cones, Tom Walker, Novo Amor ,  Damien Rice, dan Bahamas. Waktu tau ada band Hyukoh, gue juga excited banget untuk mendalami mereka karena musiknya. Dan sampai akhirnya mulai dikenalin sama musik-musik Indonesia, gue suka banget sama Banda Neira, Fourtwnty, Danilla Riyadi, dan Senar Senja.
Akhirnya ketemulah dengan si Sufjan Stevens ini. Kalau kalian udah nonton Short Film Pasar Kue Subuh untuk Nonversation, kalian pasti tau gue pakai lagunya untuk jadi background music. Selain Sufjan Stevens, ada juga Kina dan Current Joys yang gue lagunya gue dengar karena tulis karakter Ardan Bramansa Limiardi –well, he always finds good treasure in music, no wonder
Lagu-lagu ini yang menemani gue sejak bulan Agustus kemarin, dan gue yakin akan selalu menemani gue sampai bulan September ini berakhir -untuk menemani gue nulis, kerja, riset, atau apa kek.
I hope you enjoy this!